Mangoli Utara Timur

Mangoli Utara Timur

Kepulauan Sula

← Kembali ke Berita
Pendidikan16 September 2026

Buka FTBI 2026, Sekda Muhlis Soamole Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berkarakter di Kepulauan Sula

Buka FTBI 2026, Sekda Muhlis Soamole Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berkarakter di Kepulauan Sula
AK

Admin Kecamatan

2 menit baca

DISKOMINFOSULA, SANANA — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula secara resmi membuka penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Kepulauan Sula Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis daerah dalam menjaga, melestarikan, serta menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap bahasa dan budaya lokal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Sula, Muhlis Soamole, SH., M.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah penting untuk mempertahankan identitas serta jati diri masyarakat Sula.

“Festival Tunas Bahasa Ibu bukan sekadar kegiatan perlombaan bagi anak-anak kita. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya kita untuk menjaga, melestarikan, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Kepulauan Sula,” ujar Muhlis Soamole.

Beliau menambahkan bahwa bahasa ibu menyimpan nilai sejarah, kearifan lokal, tata krama, serta cara pandang hidup masyarakat. Oleh karena itu, modernisasi dan perkembangan zaman tidak boleh mengikis keberadaan bahasa daerah.

“Bahasa daerah bukan sesuatu yang harus kita tinggalkan di tengah perkembangan zaman. Sebaliknya, kita harus mampu membuktikan bahwa bahasa daerah dapat berjalan seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan zaman, baik melalui media digital, seni, maupun pertunjukan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menaruh harapan besar pada dunia pendidikan di daerah tersebut. Melalui momentum FTBI ini, Pemkab menegaskan komitmennya untuk membangun sektor pendidikan yang komprehensif.

Pemerintah daerah berharap pembangunan pendidikan di Kepulauan Sula tidak hanya berfokus pada pencapaian nilai akademis semata, melainkan mampu mencetak generasi yang berkarakter, mengenal akar budayanya, menghargai warisan leluhur, serta memiliki rasa bangga yang tinggi sebagai bagian dari masyarakat Kepulauan Sula.

Selain itu, Sekda menghimbau kepada para guru dan orang tua agar pengajaran bahasa ibu tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja, melainkan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kepada para peserta, beliau berpesan untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai sarana belajar dan menunjukkan keberanian.

Editor : Gee Buamona
Dokumentasi : Sekretariat Daerah Kep. Sula

sumber: kepulauansulakab.go.id

Bagikan